DP3AK Provinsi Jatim
Struktural

Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak

Drs. Herawanto Ananda, M.Si

Kepala BidangĀ Perlindungan Perempuan dan Anak

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 83 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur, Pasal 3 ayat (1) huruf c, tugas merencanakan, melaksanakan dan mengkoordinasikan program dan kegiatan bidang perlindungan perempuan dan anak;
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak mempunyai fungsi :
a. perumusan kebijakan teknis perlindungan perempuan dan anak;
b. perumusan pedoman teknis dan program perlindungan perempuan dan anak;
c. pelaksanaan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria di bidang perlindungan perempuan dan anak;
d. pelaksanaan sinkronisasi dan kegiatan jaringan perlindungan perempuan dan anak;
e. pelaksanaan penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan dan anak;
f. pelaksanaan koordinasi, sinkronisasi, dan fasilitasi perlindungan perempuan dan anak, pusat pelayanan terpadu korban kekerasan, eksploitasi dan trafficking terhadap perempuan dan anak;
g. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan perlindungan perempuan dan anak; dan
h. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

(1) Seksi Perlindungan Perempuan mempunyai tugas :
a. menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis perlindungan perempuan;
b. menyiapkan bahan penyusunan pedoman teknis dan program perlindungan perempuan;
c. menyiapkan bahan sinkronisasi, koordinasi dan kerjasama di bidang perlindungan perempuan;
d. menyiapkan bahan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan;
e. menyiapkan bahan penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan;
f. menyiapkan bahan fasilitasi perlindungan perempuan;
g. menyiapkan bahan pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan bidang perlindungan perempuan; dan
h. melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(2) Seksi Tumbuh Kembang Anak mempunyai tugas:
a. menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis perlindungan perempuan;
b. menyiapkan bahan penyusunan pedoman teknis dan program tumbuh kembang anak;
c. menyiapkan bahan sinkronisasi, koordinasi dan kerjasama di bidang tumbuh kembang anak;
d. menyiapkan bahan upaya tumbuh kembang anak;
e. menyiapkan bahan penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan tumbuh kembang anak;
f. menyiapkan bahan fasilitasi perlindungan dan tumbuh kembang anak;
g. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan bidang perindungan dan tumbuh kembang anak; dan
h. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(3) Seksi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi mempunyai tugas :
a. menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi;
b. menyiapkan bahan penyusunan pedoman teknis dan program perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi;
c. menyiapkan bahan sinkronisasi, koordinasi dan kerjasama di bidang perlindungan kekerasan dan eksploitasi anak;
d. menyiapkan bahan upaya perlindungan anak yang berhadapan dengan hukum, anak tereksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual dan anak yang diperdagangkan;
e. menyiapkan bahan upaya perlindungan anak korban kekerasan meliputi: kekerasan fisik, kekerasan psikis dan kekerasan seksual;
f. menyiapkan bahan penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi;
g. menyiapkan bahan fasilitasi pelindungan anak korban kekerasan dan eksploitasi;
h. menyiapkan bahan pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan bidang perlindungan kekerasan dan eksploitasi anak; dan
i. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

Terkait